Wisatawan Bromo Membludak Pasca Libur Nyepi dan Lebaran,

48

Sukapura (WartaBromo.com) – Selama libur Nyepi dan Idul Fitri 2025, kawasan wisata Bromo ditutup sementara. Imbasnya, begitu dibuka kembali pada 2 April, wisatawan langsung membludak.

Jalur menuju wisata gunung eksotik ini pun langsung macet parah. Wisatawan maupun penyedia jasa jip, mengeluhkan kondisi tersebut.

Dedi, wisatawan asal Depok, mengungkapkan rasa kecewanya terhadap kebijakan penutupan yang dilakukan TNBTS saat libur Nyepi dan Idul Fitri itu.

Ia menyoroti bahwa sebelumnya tidak pernah ada penutupan serupa saat libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) maupun Lebaran.

“Akhirnya kami harus menyusun ulang jadwal liburan, dan ini mepet masuk kerja lagi,” katanya, Kamis (3/4/2025).

Kebijakan ini berdampak langsung pada ekonomi masyarakat sekitar. Dengan adanya penutupan ini, roda perekonomian warga sekitar Bromo otomatis terhambat.

Saat musim liburan, biasanya terjadi lonjakan pengunjung yang membawa dampak positif bagi pelaku usaha lokal.

Sopir jip setempat, Gitok mengatakan, imbas penutupan itu berdampak pada pendapatan warga. Sebab banyak wisatawan sudah pesan jasa pemandu, penginapan dan transportasi wisata saat lebaran.

Libur Lebaran, bagi Gitok dan pelaku wisata lain di Bromo, bukan hanya momentum kemenangan bagi saudara-saudara Muslim.

Tetapi juga kesempatan untuk mendapatkan penghasilan lebih.

“Biasanya, jumlah wisatawan meningkat signifikan, namun dengan adanya penutupan ini, kami kehilangan kesempatan tersebut,” keluhnya.

Antrean kendaraan yang masuk pun sempat mengular panjang. Apalagi penerapan tiket booking online yang justru disebut menimbulkan masalah baru. Baik bagi wisatawan maupun pelaku wisata.

“Sementara wisatawan, menganggapnya ke Bromo sama seperti tahun-tahun sebelumnya, bisa beli tiket di lokasi,” tutup Gitok. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.