Silaturahmi Gus Ipul dan Gus Haris: Bahas Sekolah Rakyat, Optimalkan Potensi Probolinggo

42

Pajarakan (WartaBromo.com) – Menteri Sosial (Mensos RI) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto kepada Bupati Probolinggo, dr. Moh Haris (Gus Haris) , dalam pertemuan silaturahmi pada Kamis (3/4/2025) di kompleks Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Fokus utama pertemuan ini adalah membahas program prioritas pemerintah, terutama pembangunan Sekolah Rakyat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gus Ipul menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo untuk membantu keluarga miskin ekstrem, khususnya anak-anak yang putus sekolah di jenjang SD dan SMP.

“Program ini bertujuan untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat kurang mampu, agar mereka bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik di masa depan,” ujar Gus Ipul.

Pemerintah menargetkan setiap kabupaten dan kota memiliki minimal satu Sekolah Rakyat di tingkat SMP dan SMA. Untuk mendukung realisasi program ini, Kementerian Sosial telah mengirimkan surat kepada para bupati agar menyediakan lahan seluas 5 hingga 15 hektare untuk pembangunan sekolah tersebut.

Tahun ini, program Sekolah Rakyat akan dimulai dengan kapasitas hingga 1.000 murid di tiga jenjang pendidikan, yaitu SD, SMP, dan SMA.

Selain membahas Sekolah Rakyat, Gus Ipul juga mengungkapkan keyakinannya terhadap potensi besar Kabupaten Probolinggo. Menurutnya, dengan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang mumpuni, kabupaten ini memiliki peluang besar untuk berkembang pesat.

“Kabupaten Probolinggo punya segalanya. Tinggal bagaimana kita mengonsolidasikan dan mengelola potensi ini dengan baik agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan kepemimpinan baru yang dipegang oleh Gus Haris, Gus Ipul optimistis bahwa percepatan pembangunan akan lebih terarah. Terlebih, latar belakang Gus Haris sebagai dokter dianggap memberi keunggulan dalam pendekatan berbasis data.

“Seorang dokter terbiasa bekerja berdasarkan data, menganalisis kondisi sebelum menentukan intervensi. Saya yakin, pola yang sama akan diterapkan dalam kebijakan pemerintahan Kabupaten Probolinggo,” tutur Gus Ipul.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Probolinggo, Gus Haris, menyatakan siap mendukung dan merealisasikan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Ia mengakui bahwa Kabupaten Probolinggo masih berada di peringkat lima besar daerah termiskin di Jawa Timur, sehingga program ini sangat dibutuhkan.

“Kami menyambut baik inisiatif ini dan siap berkoordinasi dengan Kementerian Sosial agar implementasi Sekolah Rakyat berjalan optimal,” kata Gus Haris.

Ia juga memastikan bahwa lahan untuk pembangunan sekolah telah tersedia, dan pihaknya sedang menyusun konsep rekrutmen serta mekanisme lainnya.

“Kami sudah menyiapkan tim lintas OPD untuk merancang konsep Sekolah Rakyat ini agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, hadir pula Ketua Umum MUI Jawa Timur, KH. Moh. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, Kepala Dinas Pendidikan Dwijoko Nurjayadi, Kepala Dinas Sosial Rachmad Hidayanto, serta berbagai OPD Kabupaten Probolinggo.

Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.