Probolinggo (WartaBromo.com) – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), melaporkan sebanyak 2.063 kendaraan melintas pada hari pertama difungsikannya Jalan Tol Probowangi ruas Gending-Kraksaan. Banyak pengendara merasa waktu tempuh jauh lebih singkat dibandingkan jalur Pantura yang selama ini digunakan.
Irwan Darmawan, warga Kabupaten Serang, Provinsi Banten, berbagi pengalamannya melintasi Tol Probowangi dalam perjalanan menuju Bali. Ia mengaku perjalanan dari Serang hingga Probolinggo berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Ini lagi bawa anak-anak ke Bali. Alhamdulillah perjalanan dari Serang hingga Probolinggo lancar. Tidak ada macet, kecelakaan juga tidak ada, sepi, jalannya bagus, tidak ada lubang. Benar-benar nyaman,” ujarnya, Minggu (22/12/2024).
Irwan yang berangkat dari Serang Sabtu petang sekitar pukul 18.00 WIB. Rombongan Irwan tiba di Probolinggo sekitar pukul 12.30 WIB keesokan harinya. Rangkaian tol Trans Jawa tersebut dilalui hanya dalam waktu 18 jam.
Pengalaman serupa dirasakan Eka Wahyudi, warga lokal Probolinggo, yang menyebut keberadaan tol ini sangat membantu. Sebelumnya, perjalanan melalui jalur Pantura Probolinggo-Banyuwangi sering terkendala kemacetan akibat kecelakaan, perbaikan jalan, atau jembatan.
Dengan tol baru ini, waktu tempuh lebih efisien. “Biasanya lewat Pantura, perjalanan bisa 30 menit, tapi sekarang lewat tol cuma 15 menit. Jalannya mulus, nggak ada gangguan,” kata Eka yang hendak menuju Paiton.
Hari pertama mencatat 2.063 kendaraan melintasi ruas Gending-Kraksaan. Meski demikian, jumlah kendaraan yang melintas masih di bawah perkiraan awal JPB.
Menurut Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, Adi Prasetyanto, target awal memperkirakan ada 5.000 kendaraan yang akan melintas pada hari pertama.
“Untuk hari ini, jumlahnya diperkirakan meningkat. Target 5.000 kendaraan memang berdasarkan estimasi tahun lalu. Namun, kami sudah siap jika trafik meningkat, bahkan lebih dari itu,” jelas Adi.
Dengan keberadaan jalur tol ini, pengguna jalan berharap bisa terus menikmati perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman di masa mendatang. (lai/saw)