Dringu (WartaBromo.com) – Kecelakaan maut terjadi di jalan Daendels, Desa Pabean, Dringu, Kabupaten Probolinggo. Sebuah mobil offroad yang dikemudikan remaja menyasak pemotor.
Diduga, sopir mobil nopol W1382QE itu dalam kondisi mabuk. Informasi yang dihimpun, semula kendaraan untuk medan terjal itu melaju dari arah barat ke timur.
Mendekati lokasi, ada plang dilarang melintas di tengah jalan. Lantaran sekitar 700 meter dari lokasi tersebut, ada pentas seni agustusan warga Dusun Tambak, Desa Dringu.
“Mobil itu kencang dari barat, menghindari ini (tanda stop), sedangkan dari timur, motor ini, boncengan sekeluarga, bapak, anaknya usia sekitar tiga tahun sama istrinya,” ujar warga sekitar, Sulis Budiono, Selasa (27/08/2024) malam.
Keterangan saksi mata, kencangnya benturan, membuat motor sempat terseret beberapa meter dari titik tabrakan. Sampai akhirnya masuk ke dalam parit yang ada di tepi jalan desa itu. “Kata rumah depan ini, sopirnya bau alkohol, mabuk mungkin,” ujar Sulis.
Korban diketahui bernama Dodi Ayung (25) dan balita tiga tahun bernama Panaya, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan istri Dodi, Via (16), luka parah di bagian kaki. Ketiganya warga Desa Kalisalam, Dringu.
Seluruh korban dievakuasi ke kamar mayat dan IGD RSUD dr. Mochammad Saleh Kota Probolinggo. Sedangkan sopir jip maut, bernama Adam, diamankan ke Polsek Dringu. “Sopirnya sempat kabur tadi,” imbuh Sulis.
Kecelakaan ini sudah ditangani oleh Unit Lakalantas Satlantas Polres Probolinggo. Kanit Gakkum, Ipda Aditya Wikrama menyebut, pihaknya masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut. “Masih kami selidiki, memeriksa sejumlah saksi dan hasil Olah TKP,” jelas Aditya.
Pihaknya juga menghimbau, agar warga selalu memperhatikan keselamatan berkendara. “Sebab kecelakaan ini, sampai merenggut nyawa, terjadi bukan di jalan raya. Melainkan jalan kabupaten,” tandasnya.
Sopir jip maut, serta dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, diamankan ke Satpas Polres Probolinggo. Guna penyelidikan lebih lanjut. (lai/saw)