Beragam peristiwa kami sajikan pada 10 Juli melalui laman media online WartaBromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Kamis (11/07/2024). Mulai Pembunuhan di Beji hingga Bawaslu Temukan Pantarlih Tak Taat Prosedur:
1. Sadis! Pelaku Habisi Korban di Depan Istri dan Mertua
Beji (WartaBromo.com) – Fakta baru terungkap dalam kasus pembunuhan pria di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Menurut warga, pelaku menghabisi korban di depan istri dan mertuanya.
Hal itu disampaikan oleh rekan korban, Prasetyo (29), ia tak mengetahui pasti kronologi dari pembunuhan tersebut. Baca selengkapnya.
2. Warga Rokepuh Beji Dibunuh di Depan Rumahnya
Beji (WartaBromo.com) – Seorang warga Dusun Rohkepuh Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumahnya, Rabu (10/7/2024) dini hari.
Menurut informasi dari warga, korban bernama Murdiono ditemukan terkapar di teras rumahnya di Lingkungan Rohkepuh, Desa Beji, Kecamatan Beji. Baca selengkapnya.
3. Pembunuhan di Beji: Pelaku Sempat Cekcok dan Ancam Mertua Korban
Beji (WartaBromo.com) – Murdiono (29), warga Dusun Rokepuh, Desa Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan tewas mengenaskan di depan rumahnya. Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat cekcok dan ancam mertua korban.
Alwi (53), salah satu warga mengatakan, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, pelaku sempat cekcok dengan korban dan juga mertua korban. Baca selengkapnya.
4. Koordinator Debt Collector di Kraksaan Dihajar Massa
Kraksaan (WartaBromo.com) – Sahlal, seorang koordinator penagih hutang (debt collector) asal Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mengalami luka parah setelah menjadi korban amukan massa yang diduga dilakukan oleh nasabahnya. Sahlal dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.
Kapolsek Kraksaan, Kompol Sujianto, mengungkapkan bahwa insiden pemukulan tersebut terjadi pada Senin (8/7/2024). Baca selengkapnya.
5. Coklit Pilwali, Bawaslu Temukan Pantarlih Tak Taat Prosedur
Pasuruan (WartaBromo.com) – Bawaslu Kota Pasuruan terus melakukan pengawasan selama proses pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih. Temuan bawaslu, ada pantarlih yang tidak taat prosedur saat coklit.
Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Vita Suci Rahayu mengungkapkan, pengawasan dilakukan mulai dari ketaatan prosedur pantarlih hingga substansi pengawasan pemutakhiran data pemilih. Baca selengkapnya.