Pasuruan (WartaBromo.com) – Menjelang Hari Raya Idul Adha, para pedagang arang di Kota Pasuruan merasakan berkah tersendiri. Arang untuk kebutuhan bakar sate menjadi buruan warga, bahkan penjualannya meningkat hingga dua kali lipat dari biasanya.
Misbakun Munir (32), seorang pedagang arang asal Cukur Guling, Kecamatan Lumbang, mengaku dagangannya laris manis diserbu pembeli sejak pagi.
Pada Selasa (4/6/2024), hanya dalam waktu dua jam, stok arang di stand miliknya yang terletak di depan Pasar Besar Kota Pasuruan hampir habis terjual.
“Biasanya saya menjual sekitar 400 plastik arang, tapi menjelang Idul Adha ini bisa mencapai 800-850 plastik,” ungkap Munir, yang telah menekuni bisnis ini sejak tahun 2003.
Peningkatan penjualan arang ini, dipicu oleh tradisi membakar sate kambing atau sapi saat Idul Adha. Para pembeli rela membeli stok arang lebih banyak, agar tidak kehabisan saat hari raya.
“Arangnya untuk bakar sate kambing saat Idul Adha,” kata Eko Santoso, salah satu pembeli setia.
Harga arang pun ikut mengalami kenaikan, dari yang biasanya Rp3.500 kini menjadi Rp5.000 per plastik. Munir memperkirakan, lonjakan penjualan arang ini akan terus berlanjut hingga Idul Adha tiba.
Dengan peningkatan permintaan yang signifikan ini, para pedagang arang di Pasuruan merasakan berkah dan harapan keuntungan yang lebih besar di hari-hari mendatang. (don/saw)