Pasuruan (WartaBromo.com) – Luas hutan Gunung Arjuno di kawasan Tahura Raden Soerjo hingga saat ini mencapai ribuan hektar. Sejumlah upaya pemadaman api terus dilakukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan dari progres pemadaman api yang dilakukan, tercatat sekitar 4 ribu hektar hutan ludes terbakar.
“Perkembangan kebakaran hutan di Tahura Raden Soerjo saat ini luasnya dari update kemarin sampai saat ini lebih dari 4 ribu hektar,” papar Sugeng saat dikonfirmasi, Kamis (7/9/2023) siang.
Menurutnya, upaya untuk pemadaman dilakukan secara manual maupun dengan water bombing helicopter. Pemadaman api sendiri dilakukan oleh 700 orang dari berbagai unsur dan relawan.
“Pagi ini water bombing sudah melakukan kegiatan pemadaman sebanyak 14 rit (14 kali angkutan),” sambungnya.
Ia bilang, dalam proses pemadaman sejumlah kemdala tak terelakkan. Mulai dari faktor cuaca kemaru dan angin yang kencang yang mengakibatkan lompatan api terus menjalar ke spot-spot baru.
“Berikutnya adalah tebing – tebing yang curam yang tidak memungkinkan dijangkau dengan cara jalan kaki oleh para pemadam manual atau relawan di sana,” lanjut Sugeng.
Lebih lanjut dijelaskan, sejumlah upaya telah dibahas dalam rapat teknologi modifikasi cuaca (TMC) bersama BMPB, BMKG, BPBD Provinsi Jawa Timur, TNI, dan Polri.
Namun upaya untuk melakukan hujan buatan saat ini belum bisa dilakukan, “Apa yang disampaikan oleh BMKG tidak memungkinkan untuk pembuatan hujan buatan karena tidak ada bibit awan untuk saat ini,” terangnya.
Sementara itu, saat ini akses wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali ditutup kembali karena ada kebakaran di wilayah probolinggo di savana (kawasan Bukit Teletubies).
“Saat ini kami sudah koordinasi dengan pihak Tahura masih berlangsung pemadaman,” tutup Sugeng. (lio/yog)