Kraksaan (WartaBromo.com) – Seorang sukarelawan pengaturan lalu lintas (Superltas) di Probolinggo tewas, Rabu (19/10/2022) sekitar pukul 7.00.
Korban yang diketahui bernama Supandi, warga Dusun Tegalan, Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan itu meninggal dunia usia ditabrak truk, sesaat setelah menyeberangkan anak sekolah.
“Langsung meninggal dunia setelah ditabrak, dan dibawa ke kamar mayat,” kata Sumiati, penjual nasi jagung di sekitar TKP.
Korban yang berusia 60 tahun itu tewas seketika karena pendarahan di kepala yang luka parah. Saat itu, korban memakai seragam jukir dan rompi warna oranye.
“Kalau katanya sih truk yang menabrak korban ini mengalami rem blong, aneh kalau tau rem nya bermasalah kenapa tidak diperbaiki dulu, malah dibawa bekerja,” omel perempuan asal Kelurahan Patokan itu.
Ahmad Adi Putra (38) sopir truk yang melaju dari arah barat jalur Pantura Probolinggo-Situbondo itu, diduga tak memperhatikan lalulintas.
“Sehingga menabrak korban yang berada atau berdiri di median tengah jalan. Karena luka yang dialami, korban meninggal dunia,” kata Kanitlaka Satlantas Polres Probolinggo IPDA Aditya Wikrama. (cho/saw/asd)