Beragam peristiwa kami sajikan pada 21 September melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (22/09/2021). Mulai KPK Periksa Sekda Probolinggo hingga Pengedar BBM Palsu:
- Sindikat Pengedar BBM Palsu Lumajang-Probolinggo Ditangkap
Kunir (WartaBromo.com) – Polres Lumajang berhasil mengungkap praktek pembuatan dan peredaran BBM oplosan atau palsu jenis premium di Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Ketiganya ditangkap saat sedang mengoplos BBM.
Dari pengungkapan tersebut, petugas Satreskrim Polres Lumajang menangkap para pelaku yang berjumlah 3 orang, yaitu DH (36) warga Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Lalu MY (27) warga Desa Pohsangit, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo dan YDA (20) warga Desa Sumber wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Simak Selengkapnya.
- Diduga Janjikan Warga Jadi PNS, Staf Kemenag Kabupaten Pasuruan Ditahan
Pasuruan (WartaBromo.com) – Seorang staf Kemenag Kabupaten Pasuruan berinisial MR ditetapkan tersangka oleh polisi. Ia diduga melakukan penipuan CPNS.
Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Bima Sakti Pria Laksana, Selasa (21/09/2021). Bima mengatakan, MR sudah ditahan sejak pekan kemarin. Simak Selengkapnya.
- Giliran Sekda Kabupaten Probolinggo dan Kepala Dinas yang Diperiksa KPK
Mayangan (wartabromo.com) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi masih terus telusuri jejak korupsi jual beli jabatan PJ Kades di Kabupaten Probolinggo. Kali ini, sejumlah pejabat teras Kabupaten Probolinggo, jalani pemeriksaan.
Pemeriksaan kali ini dilakukan pada Sekda Kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Edy Suryanto dan Kepala BKD, Hudan Syarifudin. Simak Selengkapnya.
- Jadi Desa Wisata Terbaik, Ranupani Digelontor Rp 22 Miliar
Senduro (wartabromo.com)- Menteri Pariwsata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pemulihan sektor pariwisata di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Kementerian kemudian menggelontor dana sebesar Rp22 miliar untuk desa wisata ini.
Dalam kunjungannya ke Desa Wisata Ranupani, Minggu (19/9), Mas Menteri -sapaan akrabnya- mengatakan, Desa Ranupani memiliki potensi untuk berkembang. Hanya saja perlu ditata agar lebih baik. Simak Selengkapnya.
- Bikin Umpan Pancing, Pemuda Probolinggo Sukses Raup Rupiah
HOBI memancing ikan di laut lepas, membuat Choirul harus merogoh kocek cukup dalam. Selain menyewa perahu, ia harus membeli umpan metal jig dalam jumlah banyak. Meski harganya cukup mahal, mau tidak mau harus tersedia. Simak Selengkapnya.