Makna Merdeka dalam Perspektif Gender

2733

Di bidang politik, partisipasi perempuan juga masih sangat kecil. perempuan yang berkiprah dalam arena politik tidak dapat mengartikulasikan aspirasi kepentingan khas dan kelompok mereka sendiri karena jumlah mereka minoritas dalam perpolitikan. Dalam sejarah polititk di Indonesia ini jumlah perempuan dalam lembaga politik formal tidak pernah mencapai angka strategis yang memungkinkan diperhatikannya, apalagi didengarnya, suara mereka dalam proses pengambilan keputusan atau kebijakan politik.

Dalam ruang sosial-budaya, langkah perempuan untuk keluar rumah masih sering dinilai cap negatif. Terlebih bila perempuan keluar rumah pada malam hari. Dalam ruang-ruang sosial seperti pertemuan warga, kehadiran perempuan sangat kecil.

Ketiga, perempuan indonesia belum merdeka untuk mengembangkan kapasitas dirinya sebagai manusia. Kenapa begitu? Karena terlalu banyak rintangan yang dihadapi perempuan untuk mencukupi makanan yang cukup, kesehatan yang baik, pendidikan bahkan kemerdekaan untuk mengambil keputusan dirinya sendiri. Masalahnya, rintangan struktur ekonomi-politik perempuan sulit untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang baik.

Hal seperti itulah yang membuat partisipasi perempuan berjalan dengan lamban. Padahal, emansipasi perempuan juga dibutuhkan dan tidak terpisah dengan emansipasi seluruh rakyatnya. Bangsa yang telah mencapai keadilan sosial ketika bangsa tersebut memberikan kesetaraan gender terhadap rakyatnya. (*)

*Penulis merupakan mahasiswi S2 Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang (UNISMA).

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.