Pasuruan (WartaBromo.com) – Kabupaten Pasuruan Catat 1 pasien positif corona (Covid-19). Pria berusia 44 tahun tersebut kini jalani perawatan di Surabaya.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, pria ini diketahui bermukim di Kecamatan Beji, tapi masih ber-KTP atau berdomisili di Kecamatan Rungkut, Surabaya.
Warga tersebut tidak dirawat di RSUD Bangil, melainkan di RS Siti Khodijah Surabaya yang sebelumnya rujukan dari salah satu klinik rawat inap swasta di Pandaan pada 14 April 2020.
Pasien tersebut dirawat di RS Siti Khodijah sejak 15 April 2020 lantaran mengalami panas tinggi.
“Pasien positif ini awalnya mengeluh bengkak pada kaki dan tangan setelah kerja bakti di sekitar tempat tinggalnya. Kemudian keluarga membawanya ke klinik di Pandaan, dan sehari setelahnya dirujuk ke RS Siti Khodijah Surabaya,” kata Anang, di Posko info Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Minggu (26/04/2020).
Status positif Covid-19 itu didasarkan dari hasil swab yang keluar pada tanggal 25 April 2020 dan hingga sekarang masih dirawat di RS Siti Khodijah.
“Menurut sistem pencatatan di Provinsi Jawa Timur, yang bersangkutan ini dimasukkan ke Kabupaten Pasuruan dengan menambah konfirmasi positif di Kabupaten Pasuruan,” jelasnya.
Dengan tambahan 1 pasien terkonfirmasi Covid-19, jumlah warga Kabupaten Pasuruan berstatus Covid-19 sebanyak 12 orang. Terdiri dari 1 warga Kecamatan Bangil, 2 warga Beji, 1 warga Gempol, serta 1 warga Gondangwetan.
Positif juga terhadap 1 warga Kraton, 1 warga Lumbang, 1 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 2 warga Puspo, dan 1 warga Rembang.
Menurut Anang, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan terus melakukan tracing dan tracking terhadap kontak erat pasien ter-confirm Covid-19, melakukan penyemprotan disinfektan dan prebiotik maupun sosialisasi secara intens akan pentingnya upaya mengantisipasi perluasan penyebaran Covid-19.
“Kebetulan warga Beji ini adalah salah satu karyawan perusahaan di Beji. Dengan kejadian ini, kami langsung tracing dan tracking terhadap perusahaan dan juga kontak erat pasien,” terangnya.
Selain itu, penyemprotan di sekitar lokasi juga telah dilakukan, termasuk mengimbau agar masyarakat semakin getol dalam memahami pentingnya upaya melawan Covid-19, dengan tetap menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. (mil/ono)