Pemkot-Pemprov Tak Sinkron soal Data Dua Kasus Positif di Kota Probolinggo

2550

Probolinggo (WartaBromo.com) – Dua kasus positif Covid-19 di Kota Probolinggo tak kunjung masuk dalam database kasus korona di Jawa Timur.

Hingga naskah ini disusun Rabu (8/04/2020) pukul 22.30, data yang dirilis Satgas Covid-19 Pemprov Jatim belum juga memasukkan kasus positif korona di Kota Probolinggo.

Pada infografis dalam bentuk peta sebaran misalnya. Kota Probolinggo masih ditampilkan dengan warna kuning, dengan jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) berjumlah 3 orang dan ODP (Orang Dalam Pemantauan) 180 orang.

Dengan kata lain, belum ada pasien yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19. Sekalipun, dari sisi jumlah, kedua kriteria itu (PDP-ODP) meningkat dibanding data yang di-publish sehari sebelumnya.

Ketidaksesuain data itu tentu membingungkan. Pasalnya, pada Selasa (7/04/2020) sore, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin mengumumkan adanya dua pasien yang positif Covid-19.

Satu pasien diidentifikasi kasus nomor 1 terpapar virus usai mengikiti bimtek haji di Surabaya bulan lalu. Sedangkan kasus 2, merupakan anak dari kasus pertama.

“Keduanya masih menjalani isolasi di RSUD dr. Moh. Saleh, Kota Probolinggo,” kata Wali Kota Hadi saat mengumumkan dua warganya yang positif tersebut.

Hadi mengatakan, kendati dinyatakan positif, kondisi kedua pasien relatif stabil. Selang infus juga disebutkan sudah dilepas.

Sayang, hingga dua hari sejak kasus tersebut ditemukan, data pasien positif tak kunjung masuk dalam database provinsi. Akibatnya, Kota Probolinggo belum masuk dalam zona merah sebaran kasus Covid-19 di Jatim.

Pada sisi yang lain, ketidaksesuaian data antara Pemkot Probolinggo dan Pemprov Jatim ini bukan hanya dirasa membingungkan. Lebih jauh, hal itu kontraproduktif dengan upaya penanganan Covid-19 secara cepat dan tepat.

“Makin cepat informasi itu masuk, masyarakat akan lebih cepat melakukan mitigasi terhadap risiko-risiko yang mungkin timbul. Kalau satu bilang A, lalu satunya B, akhirnya masyarakat juga yang bingung,” kata Rachmat, warga Mayangan, Kota Probolinggo. (asd/asd)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.