Sebanyak 7.004 Pelanggan Kota Pasuruan Bakal Dapat Jargas

481
Hamalsyahan, Strategic Stakeholder Management PT. PGN.

Pasuruan (Wartabromo.com) – Jaringan gas (jargas) rumah tangga rupanya makin diminati warga. Tadi pagi (12/11), giliran para warga Kota Pasuruan mendapat sosialisasi rencana pemasangan dan pemanfaatan jargas di Kota Pasuruan pada 2020.

Sosialisasi dipusatkan di gedung Gradika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Hadir dan membuka acara, Plt. Walikota Raharto Teno Prasetyo, Asisten 2, Kepala dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Dyah Ermitasari. Dyah sekaligus juga sebagai narasumber didampingi narsum lain seperti, Hamalsyah dari PT PGN dan Alif Pramudya sebagai sales Representatif Jargas area Pasuruan-Probolinggo.

1. Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo saat sambutan dan membuka acara sosialisasi.
2. Hamalsyahan, Strategic Stakeholder Management PT. PGN.
3. NARASUMBER (dari kanan); Alif Pramudya (jargas), Hamalsyahan (PT.PGN), Dyah Ermitasari (Kadin PRKP) dan Moderator Budi.
4. PESERTA SOSIALISASI: Ratusan warga Kota Pasuruan, lurah, camat dan dinas terkait mengikuti sosialisasi di Gradika Bhakti Praja.

“Jangan mudah terprovokasi omongan orang. Ojo masang gas, engkok mbeledos. Engko bocor, mbeledos. Sekali lagi jangan mudah diprovokasi,” tegas Plt Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo saat sambutan sosialisasi, pagi tadi.

Teno mengajak masyarakat akan pentingnya memasang Jargas. Sebab, selain masyarakat bisa bersubsidi, bisa saving, juga pemasangannya lebih efektif dan efisien. “Kalau perlu Pak Lurah yang pasang pertama kali. Biar jadi contoh. Dulu sudah terpasang percontohan di pondok pesantren. Dan sudah berjalan baik,” tegasnya.

Sementara itu, Dyah Ermitasari menjelaskan dari sisi latar belakang, tujuan dan landasan hukum dari program pemerintah ini. Masyarakat Kota Pasuruan juga diharapkan mampu menerima program pemerintah (kementerian ESDM) ini dengan baik.

Pemasangan jargas ini akan dilakukan dalam beberapa tahap. Di tahun 2020 mendatang, pra konstruksi akan dilakukan sekitar Juni-Juli. Kemudian, kontruksi berupa instalasi, pemasangan sampai siap pakai akan dilakukan sekitar November-Desember 2020.

Dari 7.004 saluran rumah tangga (SRT) bakal terdistribusi kepada 10 kelurahan dari 3 kecamatan (lihat tabel, red). Menurut Hamalsyahan, Strategic Stakeholder Management PT PGN, jumlah sebanyak itu merupakan hasil survey yang sudah disetujui oleh pemerintah pusat. “Kami dari PGN hanya bertugas sebagai pelaksana dari program. Dan yang kami jalankan tentu bukan hanya kota Pasuruan saja. Ada 38 kota/Kabupaten yang juga akan kami layani dengan jargas ini,” tegas Hamalsyah.

Beberapa pertanyaan juga sempat disuarakan warga saat sesi tanya jawab. Misalnya Muh Idris, warga Wirogunan. Ia mempertanyakan kepada pemerintah dan PGN kenapa yang diakomodir dari jargas ini sangat minim. Padahal program jargas sangat dibutuhkan masyarakat. Untuk hal ini, Hamal menegaskan PGN hanya bertugas menjalankan apa yang sudah diprogramkan oleh pemerintah. Mungkin sifatnya bertahap.

Data Calon Pelanggan Jargas (SRT) di Kota Pasuruan

A. KEC. BUGUL KIDUL

1. Kel. Bugul Kidul     = 1.697 SRT
2. Kel. Krampyangan = 511
3. Kel. Bakalan.          = 288

B. KEC. PURWOREJO
1. Kel. Purutrejo         = 958
2. Kel. Tambakrejo    = 1.198
3. Kel. Wirogunan      = 629
4. Kel. Sekargadung  = 267

C. KEC. PANGGUNGREJO
1. Kel. Petamanan.    = 695
2. Kel. Pekuncen.       = 415
3. Kel. Kandangsapi   = 346

Total Capel Jargas     = 7.004 SRT
(day/**).