Anak Korban Pemerkosaan Dituduh Pelakor oleh Ibu Kandung, hingga Kades Diciduk saat Operasi Motor Bodong | Koran Online 2 Okt

1064

Beragam peristiwa kami sajikan pada 1 Oktober 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (2/10/2019). Mulai Anak Korban Pemerkosaan Dituduh Pelakor oleh Ibu Kandung, hingga Kades Diciduk saat Operasi Motor Bodong :

  1. Diperkosa Bapak Tiri, Gadis Ini Dituduh Pelakor oleh Ibu Kandung

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang remaja putri di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo menjadi korban pelampiasan nafsu birahi ayah tirinya. Apesnya lagi, ia malah dituduh menjadi perebut laki orang (Pelakor) oleh ibu kandungnya.

Gadis itu adalah NM (14). Wanita lulusan sekolah dasar ini menuturkan jika peristiwa pilu yang dialaminya terjadi pada Maret lalu. Simak Selengkapnya.

  1. Operasi Motor Bodong, Kades Pajarakan Diamankan Tim Cobra

Lumajang (WartaBromo.com) – Kepala Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, Lumajang diamankan Tim Cobra Polres Lumajang. Ini lantaran Kades memiliki motor bodong, hingga pistol.

“Banyak informasi yang masuk kepada saya bahwa Desa Pajarakan ini adalah tempat dimana banyak sekali pelaku kejahatan bersarang terutama penadahan barang hasil curian,” jelas AKBP Arsal Sahban, Kapolres Lumajang, kemarin. Simak Selengkapnya.

  1. Pedagang Ngeluh, Plaza Gempol Sepi

Gempol (WartaBromo.com) – Pedagang di Plaza Gempol Kabupaten Pasuruan ngeluh. Mereka mengaku merugi karena sepi pengunjung.

Keluhan salah satunya diungkapkan pedagang obat herbal, yang memiliki kios di sisi pojok lantai dua plaza. Simak Selengkapnya.

  1. Ratusan Warga Probolinggo Tertahan di Wamena

Probolinggo (wartabromo.com) – Ratusan warga Probolinggo, masih berada di Wamena, Papua. Mereka tertahan dalam pengungsian.

Kepala Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Masuni mengatakan, setidaknya ada 250 orang warga desanya masih berada di Wamena, Papua. Simak Selengkapnya.

  1. Minimalisir Gangguan Listrik, Warga Lumajang Diminta Kurangi Tanam Sengon
Rakor PLN UPT Probolinggo dengan Pemkab Lumajang, Tangani Potensi Gangguan Listrik, Selasa (1/10/2019). Foto : Akhmad Romadoni                                                                                                                           

Lumajang (wartabromo.com) –  PLN UPT Probolinggo meminta warga Lumajang mengurangi penanaman pohon sengon. Ini untuk meminimalisir potensi gangguan listrik tegangan tinggi yang salah satunya disebabkan oleh pohon tinggi di sekitar Sutet.

Ada beberapa hal yang harus dihindari oleh warga Lumajang, khususnya bagi pemilik lahan atau rumah berdekatan dengan Sutet. Salah satunya yakni mengurangi penanaman pohon sengon. Simak Selengkapnya.