Koran Online 4 Juni : 3 Warga Tongas Tewas Dalam Sumur, hingga PBNU Pastikan Idul Fitri Jatuh pada 5 Juni 2019

1560
Polisi saat melakukan olah TKP sumur maut yang tewaskan tiga warga Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. (Foto: Ipda Mudi, Kanit Reskrim Polsek Tongas)

Beragam peristiwa kami sajikan pada 3 Juni 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Selasa (4/6/2019). Mulai 3 Warga Tongas Tewas Dalam Sumur, hingga PBNU Pastikan Idul Fitri Jatuh pada 5 Juni 2019 :

  1. Tiga Warga Tongas Meregang Nyawa Dalam Sumur
Polisi saat melakukan olah TKP sumur maut yang tewaskan tiga warga Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. (Foto: Ipda Mudi, Kanit Reskrim Polsek Tongas)

Probolinggo (wartabromo.com) – Tiga warga Dusun Gupong, Desa Wringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, tewas mengenaskan. Ketiganya meregang nyawa saat menguras sumur tua.

Berdasarkan informasi, sumur tua maut tersebut milik Sapik, warga setempat. Semula, pemilik sumur meminta tolong pada dua korban, yakni Busar dan Mustofa, untuk menguras sumur tua tersebut. Simak Selengkapnya.

  1. Hydram Dicuri, Warga Pandan Laras Krucil Kesulitan Air Bersih

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebuah pompa air tanpa listrik (Hydram/hydraulic ram pump) di hutan Desa Pandan Laras, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo hilang dicuri orang pada Minggu (2/5/2019) dinihari. Dampaknya, belasan kepala keluarga (KK) terancam tak dapat menikmati pasokan air bersih.

Hilangnya hydram itu, diketahui oleh Kamin, warga Dusun Krajan 2, saat hendak menyalurkan air bersih ke rumahnya. Saat itu tanpa diduga-duga air yang berasal dari hutan itu tak mengalir. Kamin kemudian memeriksanya ke sumber mata air yang berada sekitar 500 meter dari rumahnya itu. Alangkah terkejutnya ia ketika sampai di lokasi, pompa tanpa listrik dan BBM itu, raib diambil orang tak dikenal. Simak Selengkapnya.

  1. Jalan Besar di Kota Probolinggo Mulai Macet

Probolinggo (wartabromo.com) – H-2 sebelum lebaran, beberapa jalan di Kota Probolinggo mulai mengalami kemacetan. Petugas pun memberlakukan sistem buka tutup hingga mengalihkan kendaraan ke ruas jalan lain yang lebih sepi.

Jalan tersebut diantaranya daerah Pasar Baru Jalan Panglima Sudirman, hingga Jalan Gotot Subroto. Warga memadati jalan tersebut untuk berbelanja keperluan lebaran hingga mulai padatnya arus mudik. Simak Selengkapnya.

  1. Puncak Arus Mudik, Penumpang Bus di Terminal Minak Koncar Membludak

Lumajang (wartabromo.com) – Penumpang bus di Terminal Minak Koncar, Wonorejo, Lumajang membludak pada H-2 Idul Fitri. Kenaikan penumpang yang masuk terminal ini hingga 150 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh operator terminal Minak Koncar. Setyo Suharmadi mengatakan, jika pada hari biasa, penumpang yang menaiki bus hanya sekira 4.462 orang. Namun mulai H-7 mengalami kenaikan secara bertahap. Lalu pada H-2 Lebaran, jumlah penumpang yang menaiki bus mencapai 11.423 orang perharinya. Simak Selengkapnya.

  1. PBNU Pastikan Idul Fitri Jatuh pada 5 Juni 2019
Pemberitahuan awal Syawal oleh PBNU.

Jakarta (WartaBromo) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan 1 Syawal 1440 H jatuh pada 5 Juni 2019. Ini setelah tim rukyat NU pada Senin (3/6/2019) sore ini tak berhasil melihat hilal.

Hal itu terungkap dalam edaran tertulis tentang ikhbar/pemberitahuan hasil rukyatulhilal untuk menentukan awal bulan Syawal 1440 H, tertanggal 29 Ramadan 1440 H/3 Juni 2019. Simak Selengkapnya.