Picu Kemacetan, Pengaspalan Jalan di Kraksaan Dihentikan

865

Probolinggo (wartabromo.com) – Proyek pengaspalan jalan di jalur pantura ruas Desa Kebon Agung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dihentikan petugas Satlantas, Sabtu (22/12/2018). Sebab, proyek di jalan nasional itu memicu kemacetan panjang.

Arus lalulintas menjelang libur panjang Natal dan tahun baru terpantau mulai padat. Khususnya kendaraan yang menuju Bali melewati Probolinggo-Situbondo – Banyuwangi. Kepadatan kendaraan didominasi oleh mobil pribadi dan bus pariwisata. Sayangnya, di saat arus mulai padat pengerjaan proyek pengaspalan jalan terus saja dilaksanakan.
Pengerjaan itu membuat kemacetan panjang. Hal ini membuat pengendara kendaraan kesal dan menuding kontraktor seenaknya buka tutup jalan raya. “Hampir satu jam mas, padahal jaraknya cukup dekat,” ujar Solihin, salah satu sopir bus pariwisata.

Dari pantauan wartabromo.com, kemacetan itu sangat panjang terjadi di jalur pantura Probolinggo-Banyuwangi. Dari arah Surabaya, kemacetan sudah terasa di depan Bank BNI jalan Panglima Sudirman Kelurahan Kraksaan Wetan. Artinya kemacetan itu, mencapai kurang lebih 5 kilometer.

Sementara dari arah Banyuwangi, kemacetan terpantau sejak masuk Desa Asembakor. Pengguna jalan bahkan menggunakan bahu jalan untuk melajukan kendaraannya. Namun, upaya itu bukan memperlancar arus lalulintas, tapi tambah parah.

“Pelaksana proyek pengaspalan jalan kerap kali membuat petugas di lapangan kerepotan setelah mendapat laporan kemacatan. Pimpro seringkali tidak koordinatif dengan kepolisian. Mereka main buka tutup jalan tanpa pemberitahuan,” kata Kasatlantas Polres Probolinggo AKP. Ega Prayudi.

Untuk memastikan jalur Pantura normal dan aman pada libur panjang Natal dan tahun baru, Satlantas meminta semua proyek pengaspalan jalan dihentikan sementara. Pertimbangan ini dirasakan rasional dan mendesak. Guna memberikan rasa kenyaman bagi pengendara kendaraan yang tengah berlibur.

“Demi kenyamanan dan kelancaran arus lalulintas menjelang libur Natal dan tahun baru, kami meminta kepada pimpinan proyek pengaspalan jalan dihentikan sementara. Di sisi lain, cuaca juga tidak mendukung untuk pengaspalan kalau dipaksakan muspro, kualitas aspal tidak akan tahan lama,” tandas Ega.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kemacetan mulai terurai pasca pengaspalan dihentikan. ”Ada titik jalan yang masih dalam perbaikan di sekitar Bentar – Gending, mohon pengendara hati-hati. Dan pembangunan jembatan Randu merak masih kita pantau terus,” tandas putra Tukul Arwana ini. (saw/saw)