Usai Diturunkan Banser Bangil, Baliho Dipasang Tanpa Foto KH. Ma’ruf Amin

1080

Bangil (wartabromo.com) – Aksi penurunan baliho oleh anggota Banser Bangil Kabupaten Pasuruan, Kamis (3/3/2017) sore segera direspon dengan cepat oleh berbagai pihak. Setelah melalui kesepakatan dan musyawarah, baliho itu pun dipasang kembali.

Informasi yang didapatkan wartabromo.com, baliho yang sebelumnya diturunkan oleh anggota Banser tersebut kembali dipasang dan dilakukan revisi yakni tanpa memasang gambar rois Am PBNU KH Ma’ruf Amin dalam gambar tersebut.

Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Rozaq kepada wartabromo mengatakan, baliho tersebut kembali dipasang setelah sebelum telah ada kesepakatan dengan pihak terkait dan pemilik baliho di Mapolsek Bangil.

“Iya mas, (sudah dipasang, red) tapi ndak ada foto kyai Ma’ruf Amin, ” kata Rozaq.

baliho habib rizieq di bangil

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Saad Muafi saat dihubungi wartabromo.com. Menurutnya, pihaknya sesungguhnya tidak mempermasalahkan pemasangan baliho apapun asalkan tidak membawa – bawa Nahdlatul Ulama di dalamnya.

“Mereka yang bikin dan mereka yang pasang ya monggo. Yang penting jangan bawa – bawa NU, ” tandasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, baliho berukuran sekitar 3 x 4 meter yang berdiri di dekat masjid Manarul Bangil diturunkan oleh anggota Banser Bangil Kabupaten Pasuruan.

Baliho itu bergambar foto Habib Rizieq dengan ukuran paling besar yang terletak paling atas serta dibawahnya sejumlah tokoh dan ulama termasuk salah satunya gambar Rois Am PBNU KH. Ma’ruf Amin yang juga Ketua MUI. Baliho tersebut bertuliskan Ummat Siap Bela Ulama’ NKRI Stop Kriminalisasi Ulama Bebaskan NKRI dari Gerakan dan Paham Komunis.

“Foto Rois Am PBNU (ukurannya) kecil ditaruh di bawah HRS (Habib Rizieq Shihab) yang menurut kami adalah pelecehan, ” kata Ketua PC GP Ansor Bangil, Saad Muafi. (yog/yog)