Sukorejo (wartabromo) – Pasangan suami istri pemilik Pabrik sabu rumahan asal Sukorejo, Pasuruan yang berhasil digerebek oleh Satreskoba Polres Malang Kota dikenal oleh warga sekitar sebagai pribadi yang tertutup. Ia mengkontrak sebuah rumah di Perumahan Candra Kartika Blok AE 16 sejak 8 bulan lalu.
Menurut Yono, salah seorang tetangga dekatnya, kedua pelaku hampir tak pernah bergaul dengan warga sekitar. Mereka selalu tertutup dan jarang bersosialisasi dengan warga. Hanya sesekali terlihat seorang wanita yang diketahui berinisial AA (37) belanja ke pedagang sayur keliling.
“Jarang ketemu mas, soalnya jarang keluar,”ujar Yono saat ditemui wartabromo, Jum’at (26/7/2013).
Kedua pasangan suami istri tersebut, lanjut Yono, juga kerap kedatangan tamu yang mengendarai mobil-mobil mewah bahkan beberapa diantaranya tampak berperawakan sangar dan bertato.
“Yang kerap datang adalah temannya yang ketangkap lebih dulu itu mas. Kita sering melihatnya,”lanjutnya.
Dari pantauan wartabromo, kedua pelaku kini menjalani rekontruksi di rumah kontrakkan keduanya di Perumahan Candra Kartika Blok AE16, Jum’at (26/7/2013) pagi. Sejumlah Tim labfor Polda Jatim, Polres Malang Kota dan petugas Polres Pasuruan masih melakukan olah TKP. Proses Rekontruksi tersebut menarik perhatian warga sekitar.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebuah pabrik sabu rumahan di Perumahan Candra Kartika, Desa Mojotengah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan digerebek Sat Reskoba Polres Malang Kota. Dari penggerebekan itu petugas menyita 52 barang bukti bahan dan alat produksi narkotika. (yog/yog)